Senin, 13 Februari 2012

TANAMAN PENYEGAR UDARA 3 - Pembawa Keberuntungan



PULIH MARI BALI WUTUH PURNA WALUYA JATI

TANAMAN PEMBAWA KEBERUNTUNGAN

Tanaman berikut ini diyakini akan membawa keberuntungan bagi pemiliknya:

1. Pohon Uang (Pachira)
  • Memiliki nama ilmiah Pachira aquatica. Biasa disebut pohon uang.
  • Diyakini membawa pengaruh bagi kesehatan, keberuntungan dan panjang umur.
  • Memiliki daun lima jari dengan ujung lancip menyerupai tangan manusia.
  • Pohon yang terkepang menyiratkan mampu menampung rezeki yang masuk.
  • Penempatannya yang tepat di ruang tamu.
Pachira aquatica (马拉巴栗 - 馬拉巴栗 - Mǎ lābā lì) is a tropical wetland tree of the genus Pachira, native to Central and South America where it grows in swamps. It is known by the common names Malabar chestnut, Guiana chestnut, provision tree, saba nut, Monguba (Brazil), Pumpo (Guatemala) and is commercially sold under the name money tree and money plant. It is classified in the subfamily Bombacoideae of the family Malvaceae. Previously it was assigned to Bombacaceae.
Memiliki nama ilmiah Pachira aquatica. Biasa disebut money tree atau pohon uang. Bentuknya mungil, tinggi antara 25-30 cm. Tanaman ini dipercaya bisa membawa pengaruh yang baik untuk kesehatan, keberuntungan dan panjang umur. Memiliki daun 5 jari dengan ujung yang lancip menyerupai tangan manusia. Pohon yang terkepang, menyiratkan mampu menampung rezeki yang masuk. Penempatannya yang tepat di ruang tamu.
2. Bambu rejeki (Dracaena)
Tanaman ini dipercaya membawa hal baik pemiliknya.
Bisa ditempatkan di ruang keluarga.
Bila memungkinkan, sangat tepat ditempatkan di jendela.

Drasaena atau bambu rezeki adalah Dracaena Sanderiana (富贵竹 - 富貴竹 - Fùguì zhú) atau sering disebut ribbon plant. Tumbuhan ini banyak macamnya. Misalnya Dracaena Reflexa alias Song of India yang umum dijadikan daun potong. Dracaena Tricolor untuk tanaman lanskap. Bahkan ada juga Dracaena yang digunakan untuk pewarna kue.Dracaena Sanderiana banyak ditanam sebagai komponen taman maupun berdiri sendiri. Ada juga yang ditanam di pot. Bentuk daunnya membulat dan jatuh. Warnanya hijau polos, ada juga yang bergaris putih. Semuanya bisa dirangkai menjadi bambu rezeki.
3. Sri rejeki (Aglaonema)
Semakin jelas warnanya, semakin membawa keberuntungan pemiliknya.
Warna kuning atau emas, dipercaya membawa rezeki.
Penempatan di teras depan.
細斑粗肋草(Aglaonema commutatum) 
Aglaonema (粗肋草属 - 粗肋草屬 - Cū lē cǎo shǔ), sri rejeki, atau chinese evergreen merupakan tanaman hias populer dari suku talas-talasan atau Araceae. Genus Aglaonema memiliki sekitar 30 spesies.
Habitat asli tanaman ini adalah di bawah hutan hujan tropis, tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi. Tanaman ini memiliki akar serabut serta batang yang tidak berkambium (berkayu). Daun Menyirip serta memiliki pembuluh pengangkut berupa xilem dan floem yang tersusun secara acak.
Kini berbagai macam Aglaonema hibrida telah dikembangkan dengan penampilan tanaman yang sangat menarik dengan bermacam-macam warna, bentuk, dan ukuran daun sehingga jauh berbeda dari spesies alami.
4. Anthurium
Daun Anthurium yang berkilau, menjadikan tanaman hias ini simbol kejayaan.
Membawa keberuntungan bagi pemiliknya, terkait dengan harganya yang mahal membuat perlakuan pada tanaman ini layaknyanya barang mewah!
 Gelombang Cinta (Anthurium jenmanii Engler)
Kuping Gajah (Anthurium crystallinum)
Banyak orang mengira tanaman ini memiliki ukuran sebesar namanya. Nama kuping gajah hanya dikenal di Indonesia.
Di negara lain tanaman ini dikenal dengan nama latin yaitu Anthurium crystallinum.
Karena bentuknya yang menyerupai kuping gajah, besar dan berbentuk hati, maka masyarakat pun menamainya demikian.
Sebagian orang meyakini dengan menanam tanaman ini di halaman rumahnya akan mendatangkan rezeki dan materi berlimpah.

Anthurium (花烛属 - 花燭屬 - Huāzhú shǔ) termasuk tanaman dari keluarga Araceae. Tanaman berdaun indah ini masih berkerabat dengan sejumlah tanaman hias populer semacam aglaonema, philodendron,keladi hias, dan alokasia. Dalam keluarga araceae, anthurium adalah genus dengan jumlah jenis terbanyak. Diperkirakan ada sekitar 1000 jenis anggota marga anthurium.
Tanaman ini termasuk jenis tanaman evergreen atau tidak mengenal masa dormansi. Dialam, biasanya tanaman ini hidup secara epifit dengan menempel di batang pohon. Dapat juga hidup secara terestrial di dasar hutan.
Daya tarik utama dari anthurium adalah bentuk daunnya yang indah, unik, dan bervariasi. Daun umumnya berwarna hijau tua dengan urat dan tulang daun besar dan menonjol. Sehingga membuat sosok tanaman ini tampak kekar namun tetap memancarkan keanggunan tatkala dewasa. Tidak heran bila tanaman ini memiliki kesan mewah dan eksklusif. Dimasa lalu, anthurium banyak menjadi hiasan taman dan istana kerajaan-kerajaan di Jawa. Konon, dipuja sebagai tanaman para raja.
Secara umum anthurium dibedakan menjadi dua yaitu jenis anthurium daun dan jenis anthurium bunga. Anthurium daun memiliki daya pikat terutama dari bentuk-bentuk daunya yang istimewa. Sedangkan anthurium bunga lebih menonjolkan keragaman bunga baik hasil hibrid maupun spesies. Biasanya jenis anthurium bunga dijadikan untuk bunga potong.
5. Seruni (Chrysanthemum - 菊屬 - 菊花 - 寿客 - 金英 - 黄华 - 秋菊 - 陶菊)
Dipercaya memiliki kekuatan magis, yaitu membuat orang awet muda.
Bisa ditanam di halaman atau pot.
 Chrysanthemum morifolium atau Chrysanthemum indicum (野菊花 - 野菊 - 野黄菊 - 苦薏)
Bunga seruni (Chrysanthemum - 菊屬 - 菊花 - 寿客 - 金英 - 黄华 - 秋菊 - 陶菊), krisan, atau krisantemum adalah sejenis tumbuhan berbunga yang sering ditanam sebagai tanaman hias pekarangan atau bunga petik. Tumbuhan berbunga ini mulai muncul pada zaman Kapur.
Bunga seruni adalah bagian dari tumbuhan suku kenikir-kenikiran atau Asteraceae yang mencakup bermacam-macam jenis Chrysanthemum.
Bunga nasional Jepang ini dalam bahasa Jepang disebut sebagai キク (kiku). Karena aromanya yang wangi , bunga ini sering di tambahkan ke dalam teh agar lebih wangi dan nikmat.
6. Jeruk emas (Fortunella - 金橘属 - 金橘屬 - Jīn jú shǔ)
Buah berwarna kuning dan sangat banyak dalam satu pohon.
Biasanya dibagikan saat Imlek.
Sebagian orang percaya, bagi yang menerima akan mendapat kesuksessan atau kekayaan.
Buah Kumkuat adalah pohon renek atau pokok kecil yang lama tumbuh dan malar hijau, dari tinggi 2.5–4.5 meter, berdahan tebal, kadang-kadang berduri halus. Daunnya hijau tua berkilat, dan bunganya putih tulen, serupa dengan bunga sitrus lain, berbuah satu-satu atau secara berkelompok dalam ketiak daun.
  • Citrus crassifolia (syn. Fortunella crassifolia) - Kumquat Meiwa. Biasanya dimakan segar, tanpa mengupas kulitnya, dan jarang dimasak.
  • Citrus hindsii (syn. Fortunella hindsii) - Kumquat Hong Kong
  • Citrus japonica (syn. Fortunella japonica, C. margarita, F. margarita) - Kumkuat Marumi atau Nagami. Masam, dihargai karena tetap segar di pohon lebih lama, biasanya dimasak atau dikupas.
  • Citrus obovata (syn. Fortunella obovata) - Kumquat Jiangsu atau Fukushu
  • Citrus polyandra (syn. Fortunella polyandra) - Kumquat Malaya
Dengan mengetahui jenis tanaman pembawa keberuntungan seperti di atas, bila percaya silahkan menghiasi rumah Anda dengan tanaman di atas!  Perkara selanjutnya beruntung atau tidak, itu bukan urusan kita.  Bukankah yang menjadi urusan kita adalah memperbesar peluang agar lebih beruntung! Ikhtiar optimal dan doa, itu sudah syarat mutak untuk kita lakukan!

Ya, paling tidak tanaman di atas bisa menjadi pilihan kita untuk menjadi penyegar udara dan pandangan ketika kita ada di rumah! Syukur-syukur membawa efek lain!!!


7. Srikaya (Annona squamosa)
Lambang kemakmuran dan keindahan
Srikaya (Annona squamosa - Sugar Apple - Sugar-pineapple - Sweetsop - 番荔枝 - 林檎 - 唛螺陀 - 洋波罗 - 假波罗 - 佛頭果 - 番鬼荔枝 - 釋迦) atau buah nona (Annona squamosa), adalah tanaman yang tergolong ke dalam genus Annona yang berasal dari daerah tropis.
Buah srikaya berbentuk bulat dengan kulit bermata banyak (serupa sirsak). Daging buahnya berwarna putih.
Termasuk semak semi-hijau abadi atau pohon yang meranggas mencapai 8 m tingginya. Daunnya berselang, sederhana, lembing membujur, 7-12 cm panjangnya, dan berlebar 3-4 cm. Bunganya muncul dalam tandan sebanyak 3-4, tiap bunga berlebar 2-3 cm, dengan enam daun bunga/kelopak, kuning-hijau berbintik ungu di dasarnya.
Buahnya biasanya bundar atau mirip kerucut cemara, berdiameter 6-10 cm, dengan kulit berbenjol dan bersisik. Daging buahnya putih, menyerupai dan memiliki rasa seperti podeng.
8.Delima (Punica granatum)
Sangat baik untuk nilai keharmonisan serta keakraban suami istri dan keluarga. Buah delima dapat dimakan dalam keadaan segar, atau sari buahnya diekstrak untuk dijadikan minuman penyegar untuk menghilangkan dahaga (disebut grenadin). Di Asia, sari buahnya juga dikentalkan menjadi suatu sirup yang digunakan sebagai saus. Buah delima merupakan simbol tua dari kemakmuran dan kesuburan; dalam bentuk rujak, yaitu suatu olahan buah secara tradisional, memegang peranan yang menonjol dalam upacara ‘rujakan’ pada upacara kehamilan di Jawa dan daerah-daerah lain di Indonesia. Walaupun begitu, produksi buah dan kualitasnya cenderung makin menurun di Asia Tenggara, dan hampir setiap bagian dari pohon delima ini lebih sering digunakan untuk tujuan-tujuan pengobatan; delima selalu muncul dalam berbagai materia medika orang timur. Obat kumur terbuat dari kulit kering buah delima, dan sari buahnya diminum untuk mengobati sakit demam. Di Asia, kulit cabang dan akarnya dikenal sebagai obat mujarab untuk penyakit cacing pita dan cacing-cacing lainnya yang berada dalam usus. Sifat kelat dari kulit batang, daun, buah mentah, dan kulit buah dimanfaatkan dalam bentuk godokan untuk mengobati diare dan disentri. Kekelatannya itu disebabkan oleh adanya tanin; kulit batang, daun, dan kulit buah delima sebenarnya merupakan sumber tanin yang baik. Kulit buah juga merupakan pewarna yang digunakan sebagai tinta, untuk pewarna kain, atau pada zaman dahulu digunakan oleh perempuan untuk menghitamkan giginya. Delima juga dipelihara sebagai tanaman hias; beberapa kultivarnya yang kerdil khusus merupakan tanaman hias.
  • symbol of prosperity and ambition
  • symbol of abundance, fertility and good luck
  • symbolizes fruitfulness
  • symbol of the sweetness of the heavenly kingdom
  • symbol of fertility
  • symbolizes patriotism in death for the country
  • symbolizes prosperity and fertility
  • symbolism is a pun (fertility and bless the dwelling with numerous offspring)
  • symbolize the Armenian people
Delima (Punica granatum - Pomegranate - 石榴 - 安石榴) adalah tanaman buah-buahan yang dapat tumbuh hingga 5-8 m. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Iran, namun telah lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Bangsa Moor memberi nama salah satu kota kuno di Spanyol, Granada berdasarkan nama buah ini. Tanaman ini juga banyak ditanam di daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara.
Delima berasal dari Timur Tengah, tersebar di daerah subtropik sampai tropik, dari dataran rendah sampai di bawah 1.000 m dpl. Tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Delima sering ditanam di kebun-kebun sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan. Berupa perdu atau pohon kecil dengan tinggi 2–5 m. Batang berkayu, ranting bersegi, percabangan banyak, lemah, berduri pada ketiak daunnya, cokelat ketika masih muda, dan hijau kotor setelah tua. Daun tunggal, bertangkai pendek, letaknya berkelompok. Helaian daun bentuknya lonjong sampai lanset, pangkal lancip, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan mengkilap, panjang 1–9 cm, lebar 0,5–2,5 cm, warnanya hijau.
Bunga tunggal bertangkai pendek, keluar di ujung ranting atau di ketiak daun yang paling atas. Biasanya, terdapat satu sampai lima bunga, warnanya merah, putih, atau ungu. Berbunga sepanjang tahun. Buahnya buah buni, bentuknya bulat dengan diameter 5–12 cm, warna kulitnya beragam, seperti hijau keunguan, putih, cokelat kemerahan, atau ungu kehitaman. Kadang, terdapat bercak-bercak yang agak menonjol berwarna tebih tua. Bijinya banyak, kecil-kecil, bentuknya bulat panjang yang bersegi-segi agak pipih, keras, tersusun tidak beraturan, warnanya merah, merah jambu, atau putih.
9. Palem
Palem Merah/Palem Raja: meningkatkan kedudukan dan rezeki.
Palem Botol: mengacu fungsi botol, filosofinya rezeki yang masuk bisa tersimpan dengan baik.
Kelapa Gading: dalam perjodohan dan kehidupan mengandung inti kehidupan kekal.
Palem Ekor Tupai: mampu mendatangkan berkah dan kebijakan.
Palem merah dikenal juga sebagai pinang merah.
Palem merah (Cyrtostachys lakka Becc.) adalah tanaman hias populer yang biasa dijumpai di pekarangan rumah. Nama merah diambil dari warna pelepah daunnya yang merah pekat menyala. Palem merah sekarang menjadi salah satu tumbuhan langka karena eksploitasi besar-besaran di hutan Sumatra dan Malaya, tempat asalnya.
Terdapat varian yang sekarang dianggap sebagai varietas, yang dikenal sebagai palem jingga (C. renda Blume).
Palem merah adalah flora maskot Provinsi Jambi.
 Roystonea regia (royal palm, Cuban palm) 
Habit at Enchanting Floral Gardens of Kula, Maui.  October 24, 2007. 
Palem raja adalah sekelompok palem (10 jenis) yang dikelompokkan dalam marga Roystonea. Tumbuhan ini berasal dari daerah Karibia dan Amerika tropika. Nama Roystonea diambil dari nama seorang insinyur yang bekerja di kemiliteran AS, Roy Stone. Salah satu anggotanya, R. regia biasa ditanam di pinggir jalan atau di taman-taman.

Hyophorbe lagenicaulis, dikenal umum sebagai palem botol, Bottle Palm or Palmiste Gargoulette, adalah anggota palem yang biasa ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Asalnya dari Mauritius, tepatnya di Round Island.
"Kelapa gading" dengan nama Lathin Cocos nucifera varietes Eburnea, pohon "kelapa" yang paling cepat berbuah dan paling sesuai untuk ditanam di pekarangan sendiri untuk keperluan dapur sehari-hari."

"Kelapa Gading" juga dapat berfungsi sebagai tanaman hias. "Kelapa" yang kendil tumbuhnya ini juga indah dipandang mata, apa lagi kalau sudah keluar buah-buahnya yang berwarna kuning "gading".

Apabila dibandingkan dengan "kelapa" biasa, air degan "kelapa gading" lebih manis rasanya dan berbau harum. Daging buahnya dapat pula dimakan sebagai "kelapa", karena memang"kelapa".

"Kelapa gading" sudah dapat berbuah pada umur 3 - 4 tahun. Jadi lebih cepat apabila dibandingkan dengan "kelapa" biasa yang baru berbuah pada umur 6 - 8 tahun. Namun sayang.... Setelah berumur 15 tahun kemampuan berbuahnya sudah habis, sehingga pada umur 11 tahun, anda harus sudah mulai meremajakannya buat mengganti pohon tua yang sebentar lagi mau purna tugas itu.
 Foxtail Palm (Wodyetia bifurcata)
Tanaman ini sering dijadikan tanaman ‘pagar’ tinggi untuk halaman rumah. Bentuknya yang menjulang tinggi mampu meneduhkan rumah bila ditanam berderet. Dari berbagai jenis tanaman palem, jenis palem ekor tupai paling sulit ditemukan, sehingga harganya cukup mahal. Palem yang tergolong spesies Wodyetia bifurcata ini oleh sebagian orang diyakini mampu mendatangkan berkah dan kebijakan.
10. Cempaka Mulya (Michelia figo - Banana Shrub - Port Wine Magnolia): memperoleh berkat dan karunia Yang Maha Kuasa.

The Banana Shrub or Port Wine Magnolia (Michelia figo) is an evergreen tree growing to 3-4 m tall. It is native to China.
Initially described as by Portuguese missionary and naturalist João de Loureiro as Liriodendron figo, it was reclassified as Michelia figo by German botanist Curt Polycarp Joachim Sprengel. In 2006, a cladistic analysis of the genus Michelia found them to lie within the genus Magnolia.
It is cultivated as an ornamental plant in gardens for its fragrant flowers. The leaves are leathery, dark glossy-green, to 10 cm long. The flowers are cream-white, purple rounded or light-purple; strongly scented. This plant is used in Shanghai, China, as a tall evergreen hedge. It grows to a large evergreen compact tree. It grows in acid and alkaline soil very well. Susceptible to black soot.
 Cempaka putih atau kantil (Magnolia ×alba (D.C.) Figlar & Noot.) adalah salah satu anggota suku Magnoliaceae.
Tumbuhan ini dikenal di Indonesia dan beberapa negara tetangganya karena kuncup bunganya sering kali dipakai dalam upacara-upacara tradisional atau ritual tertentu.
Secara botani, ia adalah hibrida (hasil persilangan) antara M. champaca dan M. montana.
Bunga kantil dipakai sebagai hiasan ronce (biasanya diletakkan di ujung), sesajian,
serta diletakkan di daun telinga pengantin atau pendeta.

Michelia adalah salah satu kelompok tumbuhan berbunga anggota suku Magnoliaceae. Sebelum 2000, kelompok ini menyandang posisi takson marga (genus), namun sejak keluarnya hasil kajian molekuler, banyak pihak memasukkannya sebagai salah satu sectio (seksi) dari marga Magnolia. Kelompok ini beranggota sekitar 50 spesies pohon atau perdu hijau abadi yang tumbuh di daerah tropis dan subtropis di Asia Selatan dan Asia Tenggara serta Tiongkok selatan. Berbagai jenis cempaka merupakan anggota-anggotanya yang paling banyak dikenal orang.
Sebagai anggota suku Magnoliaceae, kelompok ini merupakan cabang tumbuhan berbunga yang masih berciri tumbuhan purba, dapat dianggap sebagai fosil yang hidup karena asal-usulnya dapat ditelusuri hingga 95 juta tahun yang lalu. Ciri khas tumbuhan ini adalah perhiasan bunganya yang tidak tersusun dari mahkota bunga dan kelopak bunga, melainkan dari tenda bunga (tepal).
Daun dan bunga Michelia masih menyerupai daun dan bunga Magnolia. Bunga Michelia lebih tersebar di sepanjang batang tumbuhan, sedangkan bunga Magnolia hanya tumbuh di ujung batang.
Beberapa spesies merupakan penghasil kayu yang penting, sedangkan beberapa spesies seperti Michelia champaca (Cempaka Wangi) (di Nanggroe Aceh Darussalam dikenal sebagai bungong jeumpa) dan Michelia doltsopa ditanam karena bunganya. Michelia champaca juga dikembangbiakkan untuk diambil minyak dari bunganya sebagai bahan parfum. Beberapa spesies juga ditanam sebagai tanaman pembatas jalan seperti
  • Michelia figo (Cempaka Mulia, perdu atau pohon pendek yang tumbuhnya lambat. Dapat tumbuh hingga tingginya 5 meter. Daunnya kecil dan bunganya besar, berwarna putih kadang-kadang dengan warna ungu. Bunganya memiliki bau pisang.),
  • Michelia doltsopa (Perdu atau pohon yang tinggi hingga 30 meter. Berasal dari pegunungan Himalaya timur dan hutan subtropis Meghalya. Daunnya berwarna hijau tua sepanjang 6 hingga 17 cm. Bunganya berwarna putih krem. Disukai sebagai tanaman pinggir jalan di California.) 
  • Michelia champaca.
11. Wijaya Kusuma (Epiphyllum oxypetalum): memperoleh kejayaan hidup, keharuman nama serta berkat Tuhan
Tanduran kiye umum ditandur ngaggo pot uga nang pojok-pojok omah. Basa Latine diarani Epiphyllum oxypetalum (Dutchman's Pipe - Kardable - Night Queen - निशागंधी Nishagandhi - Gul-e-Bakawali - 昙花 - 琼花 - 凤花 - 月来美人 - 金钩莲 - 月下待友). Tanduran kiye uga diarani Ratu Malam (Queen of' Night). Werna kembange putih, diameter 10 cm, dawane 20 cm, mekar mung angger mbengi thok, mulane akeh sing ngarani midnight flower utawa kembang tengah malam utawa kembang sedap malam. Daya mekare mung sawengi thok, ngesuke mesthi layu. Nang masyarakat China populer diarani Keng Hwah sing artine kembang sing indah lan agung.
12. Melati: nilai kesucian hati.
Melati merupakan tanaman bunga hias berupa perdu berbatang tegak yang hidup menahun. Di Indonesia, salah satu jenis melati dijadikan sebagai "puspa bangsa" atau simbol nasional yaitu melati putih (Jasminum sambac), karena bunga putih kecil yang harum ini melambangkan kesucian dan kemurnian, serta dikaitkan dengan berbagai tradisi dari banyak suku di negara ini. Bunga ini merupakan suatu keharusan hiasan rambut pengantin dalam upacara perkawinan berbagai suku di Indonesia, terutama suku Jawa dan Sunda. Jenis lain yang juga populer adalah melati gambir (J. officinale). Di Indonesia nama melati dikenal oleh masyarakat di seluruh wilayah Nusantara. Nama-nama daerah untuk melati adalah Menuh (Bali), Meulu cut atau Meulu China (Aceh), Menyuru (Banda), Melur (Gayo dan Batak Karo), Manduru (Menado), Mundu (Bima dan Sumbawa) dan Manyora (Timor), Melati Salam (UMI), Malete (Madura) serta Beruq-beruq(Mandar).
Di Italia, melati casablanca (Jasminum officinalle), yang disebut Spanish Jasmine ditanam tahun 1692 untuk dijadikan parfum. Tahun 1665 di Inggris dibudidayakan melati putih (J. sambac) yang diperkenalkan oleh Duke Casimo de Medici. Dalam tahun 1919 ditemukan melati J. parkeri di kawasan India Barat Laut yang kemudian dibudidayakan di Inggris pada tahun 1923.
Tiga jenis satwa yang masing-masing mewakili satwa darat, air, dan
udara, dinyatakan sebagai Satwa Nasional, dan selanjutnya
dikukuhkan penyebutannya sebagai berikut :
1. Komodo (Varanus komodoensis), sebagai satwa nasional.
2. Ikan Siluk Merah (Sclerophages formosus), sebagai satwa pesona.
3. Elang Jawa (Spizaetus bartelsi), sebagai satwa langka.

Tiga jenis bunga dinyatakan sebagai bunga Nasional, dan selanjutnya
dikukuhkan penyebutannya sebagai berikut :
1. Melati (Jasminum sambac), sebagai puspa bangsa.
2. Anggrek bulan (Palaenopsis amabilis), sebagai puspa pesona.
3. Padma Raksasa (Rafflesia arnoldi), sebagai puspa langka.
13. Cemara/Pinus: umur panjang dan keteguhan jiwa.
 Cemara Udang (Casuarina equisetifolia)
Cemara Angin (Casuarina junghuhniana)
Suku cemara-cemaraan atau Casuarinaceae meliputi sekitar 70 jenis tetumbuhan. Sebagian besar suku ini terdapat di Belahan Bumi Selatan, terutama di wilayah tropis Dunia Lama, termasuk Indo-Malaysia, Australia, dan Kepulauan Pasifik.
Cemara sendiri merupakan tetumbuhan hijau abadi yang sepintas lalu dapat disangka sebagai tusam karena rantingnya yang beruas pada dahan besar kelihatan seperti jarum, dan buahnya mirip runjung kecil. Namun kenyataannya pepohonan ini bukan termasuk Gymnospermae, sehingga mempunyai bunga, baik jantan maupun betina. Bunga betinanya nampak seperti berkas rambut, kecil dan kemerah-merahan.

Cemara adalah pohon yang sangat artistik untuk penataan sebuah taman. Dibentuk sedemikian rupa dalam gaya seni jepang yang bernama bonsai. Jenis cemara asli Indonesia untuk dibuat bonsai yang paling bagus adalah cemara udang, berasal dari daerah Madura, Jawa Timur.
   
 Sumatran Pine (Pinus merkusii)
Tusam atau pinus adalah sebutan bagi sekelompok tumbuhan yang semuanya tergabung dalam marga Pinus. Di Indonesia penyebutan tusam atau pinus biasanya ditujukan pada tusam Sumatera (Pinus merkusii Jungh. et deVries).
Tusam kebanyakan bersifat berumah satu (monoecious), yaitu dalam satu tumbuhan terdapat organ jantan dan betina namun terpisah, meskipun beberapa spesies bersifat setengah berumah dua (sub-dioecious).
Nama-nama umum di beberapa negara adalah:
Filipina: Mindoro Pinus, Tapulau (Sambali, Tagalog)
Indonesia: Damar Bunga
Thailand: Anak-haang-maa
Vietnam: Th[oo]ng l hai
14. Teratai
Di balik keindahan itu,bunga teratai diyakini mampu mendatangkan kesejahteraan, kebahagiaan dan suasana harmonis dalam rumah tangga.
 Teratai putih (Nymphaea alba)
Teratai (Nymphaea) adalah nama genus untuk tanaman air dari suku Nymphaeaceae. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai water-lily atau waterlily. Di Indonesia, teratai juga digunakan untuk menyebut tanaman dari genus Nelumbo (lotus). Pada zaman dulu, orang memang sering mencampuradukkan antara tanaman genus Nelumbo seperti seroja dengan genus Nymphaea (teratai). Pada Nelumbo, bunga terdapat di atas permukaan air (tidak mengapung), kelopak bersemu merah (teratai berwarna putih hingga kuning), daun berbentuk lingkaran penuh dan rimpangnya biasa dikonsumsi.
Tanaman tumbuh di permukaan air yang tenang. Bunga dan daun terdapat di permukaan air, keluar dari tangkai yang berasal dari rizoma yang berada di dalam lumpur pada dasar kolam, sungai atau rawa. Tangkai terdapat di tengah-tengah daun. Daun berbentuk bundar atau bentuk oval yang lebar yang terpotong pada jari-jari menuju ke tangkai. Permukaan daun tidak mengandung lapisan lilin sehingga air yang jatuh ke permukaan daun tidak membentuk butiran air.
Bunga terdapat pada tangkai yang merupakan perpanjangan dari rimpang. Diameter bunga antara 5-10 cm.
Teratai terdiri dari sekitar 50 spesies yang tersebar dari wilayah tropis hingga daerah subtropis seluruh dunia. Teratai yang tumbuh di daerah tropis berasal dari Mesir.
15. Mawar
Ternyata mawar tidak selalu hanya identik dengan cinta. Bagi sebagian masyarakat tanaman satu ini bisa mendatangkan rezeki yang berlimpah bila di tanam di perkarangan rumah. Rezeki ini tidak hanya berhubungan dengan materi,tapi juga rezeki kebahagiaan dan keberuntungan.


Mawar adalah tanaman semak dari genus Rosa sekaligus nama bunga yang dihasilkan tanaman ini. Mawar liar yang terdiri lebih dari 100 spesies kebanyakan tumbuh di belahan bumi utara yang berudara sejuk. Spesies mawar umumnya merupakan tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Walaupun jarang ditemui, tinggi tanaman mawar yang merambat di tanaman lain bisa mencapai 20 meter.
Sebagian besar spesies mempunyai daun yang panjangnya antara 5-15 cm, dua-dua berlawanan (pinnate). Daun majemuk yang tiap tangkai daun terdiri dari paling sedikit 3 atau 5 hingga 9 atau 13 anak daun dan daun penumpu (stipula) berbentuk lonjong, pertulangan menyirip, tepi tepi beringgit, meruncing pada ujung daun dan berduri pada batang yang dekat ke tanah. Mawar sebetulnya bukan tanaman tropis, sebagian besar spesies merontokkan seluruh daunnya dan hanya beberapa spesies yang ada di Asia Tenggara yang selalu berdaun hijau sepanjang tahun.
Bunga terdiri dari 5 helai daun mahkota dengan perkecualian Rosa sericea yang hanya memiliki 4 helai daun mahkota. Warna bunga biasanya putih dan merah jambu atau kuning dan merah pada beberapa spesies. Ovari berada di bagian bawah daun mahkota dan daun kelopak.
16. Bunga Matahari
Bunga ini sering ditanam di halaman rumah karena keindahannya. Orang banyak meminati bunganya yang berwarna kuning dengan kelopak di sekelilingnya. Bagi sebagian orang bunga matahari juga bisa mendatangkan keberuntungan. Konon, jika tumbuhan ini ditanam di halaman rumah, keluarga akan menjadi tenteram, bahagia dan harmonis.
Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) adalah tumbuhan semusim dari suku kenikir-kenikiran (Asteraceae) yang populer, baik sebagai tanaman hias maupun tanaman penghasil minyak. Bunga tumbuhan ini sangat khas: besar, biasanya berwarna kuning terang, dengan kepala bunga yang besar (diameter bisa mencapai 30cm). Bunga ini sebetulnya adalah bunga majemuk, tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol. Bunga Matahari juga memiliki perilaku khas, yaitu bunganya selalu menghadap ke arah matahari atau heliotropisme. Orang Perancis menyebutnya tournesol atau "pengelana Matahari". Namun demikian, sifat ini disingkirkan pada berbagai kultivar baru untuk produksi minyak karena memakan banyak energi dan mengurangi hasil.
Bunga Matahari merupakan bunga nasional RRC dan bunga resmi negara bagian Kansas, Amerika Serikat.
17. Keladi Besar
Perumpamaan ’tua-tua keladi, makin tua makin jadi’ memang sesuai dengan tanaman yang satu ini. Diyakini, semakin besar keladi yang ditanam di halaman rumah, semakin besar pula rejekinya. Konon, orang yang menanam keladi di halaman rumahnya akan dijauhkan dari pencurian. Malang jadi malas masuk halaman rumah karena tanaman keladi seolah menutup pandangannya. Keladi termasuk jenis tanaman Caladium atau suku talas-talasan yang berasal dari Brasil.

Keladi merupakan sekelompok tumbuhan dari genus Caladium (suku talas-talasan, Araceae). Dalam bahasa sehari-hari keladi kerap juga dipakai untuk menyebut beberapa tumbuhan lain yang masih sekerabat namun tidak termasuk Caladium, seperti talas (Colocasia). Keladi sejati jarang membentuk umbi yang membesar. Asal tumbuhan ini dari hutan Brazil namun sekarang tersebar ke berbagai penjuru dunia.
Penciri yang paling khas dari keladi adalah bentuk daunnya yang seperti simbol hati/jantung. Daunnya biasanya licin dan mengandung lapisan lilin. Ukuran keladi tidak pernah lebih daripada 1m. Beberapa jenis dan hibridanya dipakai sebagai tanaman hias pekarangan.
Talas atau Talas Bogor (Colocasia giganteum)
Talas atau talas bogor (Colocasia giganteum Hook., suku talas-talasan atau Araceae) merupakan tumbuhan penghasil umbi, populer ditanam terutama di wilayah Indonesia bagian barat. Talas mirip dengan taro namun menghasilkan umbi yang lebih besar.
Daun talas berbentuk perisai yang besar. Daun ini dapat digunakan sebagai pelindung kepala bila hujan. Permukaan daunnya ditumbuhi rambut-rambut halus yang menjadikannya kedap air karena air akan mengalir langsung meninggalkan permukaan daun. Daunnya juga sebagai pakan ikan gurame.
Umbi talas dapat diolah dengan dikukus, direbus atau digoreng setelah dipotong-potong kecil. Daun talas dapat dipakai sebagai pembungkus. Daun talas juga dapat dimakan dan dijadikan pembungkus makanan yang dikenal sebagai buntil.
Talas Loma (Colocasia esculenta)
Taro atau disebut juga talas loma (Colocasia esculenta, suku talas-talasan atau Araceae) merupakan tumbuhan penghasil umbi yang dibudidayakan secara luas di daerah tropika. Taro menjadi makanan pokok, selain sukun, di beberapa kepulauan di Oceania. Umbi taro kecil, seukuran kepalan tangan. Sebelum dikonsumsi, taro biasanya direbus.
Ada juga orang yang beranggapan bahwa Taro sebenarnya adalah Bentul, sejenis talas yang umbinya berwarna putih dengan serat-serat keunguan.

Gebrakan keladi menembus pasar tanaman hias sebenarnya tak bisa lepas dari tanaman hias daun lainnya yang lebih dulu merajai pasar misalnya Aglaonema. Harganya yang relatif murah dari Aglaonema dengan daun yang lebih cantik dan beraneka ragam membuat popularitas keladi melambung tinggi di kalangan menengah. Harga keladi jenis lokal mulai dari Rp. 10.000, sedangkan jenis impor antara 50 - 500 ribu tergantung dari jenis dan ukuran.

Dalam taksonomi, keladi merupakan angota dari famili Araceae. Famili ini beranggotakan lebih dari 100 genus dengan lebih dari 3700 species. Selain keladi, anggota famili ini antara lain : Aglaonema, Philodendron, Anthurium, Amorphophallus (bunga bangkai), Zamioculcas, dan masih banyak lagi. Ciri utama anggota Araceae adalah bunga-nya memuliki sebuah spadix (bagian yang memanjang) dan sebuah spathe (semacam kelopak yang berada di pangkal spadix).

Di Indonesia, nama keladi biasa menunjuk pada genus Colocasia dan Alocasia karena memang kemiripan penampakannya yaitu warna hijau berbentuk hati (orang barat menyebutnya elephant ear/kuping gajah), ciri-ciri ini juga nampak pada genus Xanthosoma. Namun beberapa jenis Alocasia bisa sangat berbeda dari tipikal penampakan keladi tersebut, misalnya berwarna hitam dengan bentuk oval atau bentuk dengan ujung-ujung tegas.

Jauh sebelum manusia mengenal bahan makanan biji-bijian seperti padi dan gandum, manusia sudah memanfaatkan umbi-umbian sebagai bahan makanan. Salah satu jenis umbi-umbian itu adalah keladi. Berbagai referensi di negara barat seringkali menunjuk jenis Colocasia esculenta bisa dimakan umbinya, padahal umbinya sangat kecil. Orang-orang kita hanya memanfaatkan daunnya untuk dikonsumsi, salah satunya diolah menjadi buntil. Di negri kita yang biasa dimakan umbinya malah jenis Alocasia. Di Jawa, jenis-jenis ini antara lain adalah enthik dan kimpul, bisa direbus atau digoreng menjadi makanan yang lezat. Beberapa jenis lain bisa dimakan batangnya menjadi sayur lompong. Namun semua bagian keladi ini beracun yang kadarnya berbeda-beda di tiap bagian tumbuhan menurut jenisnya. Oleh karena itu jika ingin mengkonsumsi suatu jenis keladi, harus tepat apakah daun, batang atau umbinya yang bisa dikonsumsi, dan tentunya harus dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Ada lagi genus yang biasa juga disebut keladi yaitu Caladium terutama species C. bicolor yang daunnya berwarna-warni dengan perpaduan warna hijau-merah-pink-putih. Jenis ini adalah yang paling sering disilang-silangkan untuk mendapat hibrida baru dengan pola dan pewarnaan daun yang indah. Karena warna-warni inilah kemudian nama keladi melambung tinggi sebagai salah satu tanaman hias.

18. Pandan
Selama ini pandan lebih dikenal sebagai tanaman dapur. Kalaupun ditanam di halaman rumah tujuannya tetap untuk masak memasak. Namun ternyata bagi sebagian peternak di Indonesia, pandan digunakan untuk melindungi ayam dari musang. Binatang ini akan lari kalau melihat pandan. Bentuknya yang panjang dan berwarna hijau, ternyata mampu mengelabui musang dan dikira ekor induk ayam.
Tanaman ini merupakan keluarga tumbuhan monokotil dari jenis pandanus. Awalnya tumbuh di pantai tropika Afrika Timur, Asia Tenggara, Australia, dan Kepulauan Pasifik. Tanaman ini bisa mencapai tinggi dari 50 cm, 5 meter hingga 10 meter seperti yang terdapat di pedalaman Papua.

Pandan merupakan segolongan tumbuhan monokotil dari genus Pandanus. Sebagian besar anggotanya merupakan tumbuh di pantai-pantai daerah tropika. Anggota tumbuhan ini dicirikan dengan daun yang memanjang (seperti daun palem atau rumput), seringkali tepinya bergerigi. Akarnya besar dan memiliki akar tunjang yang menopang tumbuhan ini. Buah pandan tersusun dalam karangan berbentuk membulat, seperti buah durian. Ukuran tumbuhan ini bervariasi, mulai dari 50cm hingga 5 meter, bahkan di Papua banyak pandan hingga ketinggian 15 meter. Daunnya selalu hijau (hijau abadi, evergreen), sehingga beberapa di antaranya dijadikan tanaman hias.
Berbagai jenis pandan menyebar dari Afrika Timur, Asia Tenggara, Australia hingga kepulauan Pasifik.
 Pandan (Pandanus amaryllifolius)
Pandan wangi (atau biasa disebut pandan saja) adalah jenis tumbuhan monokotil dari famili Pandanaceae yang memiliki daun beraroma wangi yang khas. Daunnya merupakan komponen penting dalam tradisi masakan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Tumbuhan ini mudah dijumpai di pekarangan atau tumbuh liar di tepi-tepi selokan yang teduh. Akarnya besar dan memiliki akar tunjang yang menopang tumbuhan ini bila telah cukup besar. Daunnya memanjang seperti daun palem dan tersusun secara roset yang rapat, panjangnya dapat mencapai 60cm. Beberapa varietas memiliki tepi daun yang bergerigi.
19. Sedap Malam
Tanaman ini berasal dari Meksiko dengan nama latin Polianthes tuberose. Dikenal sebagai tanaman abadi oleh suku Agavace di Afrika. Tanaman ini memang unik karena memiliki wangi yang kompleks, mulai dari wangi manis sampai eksotis. Beberapa negara memakai tanaman ini untuk bahan dasar pembuatan minyak wangi. Selain harum, konon sedap malam mampu memberikan ketenangan bagi pemiliknya. Ketenangan ini sebagai efek dari wewangian yang dihasilkan.

Sedap malam (Polianthes tuberosa, bahasa Melayu: sundal malam) adalah tumbuhan hijau abadi dari suku Agavaceae. Minyak dari bunga ini digunakan dalam pembuatan parfum. Nama tuberosa menunjukkan bahwa tumbuhan ini memiliki umbi (tuber). Saat ini dikenal sekitar 12 spesies dari genus Polianthes.
Bunga sedap malam biasa mekar di malam hari. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Meksiko. Bangsa Astek mengenalnya dengan nama omixochitl, "bunga tulang".
Nama bunga ini di India bagian timur adalah ratkirani, yang berarti "ratu malam". Di Singapura bunga ini dinamakan xinxiao, yang berarti "tempat ngengat hinggap". Di Persia, bunga ini disebut maryam, yang merupakan nama umum bagi anak perempuan. Bunga ini juga digunakan di Hawaii untuk pengantin dan dahulu di zaman Viktoria digunakan sebagai bunga kuburan. Harum bunga ini digambarkan sebagai kompleks, eksotis, manis, dan khas bunga.
Tanaman ini tumbuh hingga 45 cm dan menghasilkan rumpun bunga putih. Daunnya panjang dan berwarna hijau muda yang mengumpul di pangkal batangnya.
Genus tanaman ini masih berkerabat dekat dengan Manfreda.
   
20. Buah Naga
Buah dari tanaman naga atau sering disebut dragon fruit memiliki banyak khasiat, seperti mengobati kanker, jantung dan memperlancar pencernaan. Tal heran bila banyak orang mengonsumsi buah naga untuk dijadikan makanan dan minuman. Tanaman naga tergolong keluarga kaktus. Batangnya memang kurang enak dipandang, tapi tanaman ini dipercaya mampu mendatangkan keceriaan bagi yang menanamnya. Lihat saja di negara Vietnam dan Thailand. Di sana buah ini sering ditaruh di atas meja sebagai simbol kesenangan bagi orang yang memandangnya.
Buah naga (Inggris: pitaya) adalah buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan namun sekarang juga dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Taiwan, Vietnam, Filipina, Indonesia dan Malaysia. Buah ini juga dapat ditemui di Okinawa, Israel, Australia utara dan Tiongkok selatan. Hylocereus hanya mekar pada malam hari.
Pada tahun 1870 tanaman ini dibawa orang Perancis dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Oleh orang Vietnam dan orang Cina buahnya dianggap membawa berkah. Oleh sebab itu, buah ini selalu diletakkan di antara dua ekor patung naga berwarna hijau di atas meja altar. Warna merah buah terlihat mencolok di antara warna naga-naga yang hijau. Dari kebiasaan inilah buah itu di kalangan orang Vietnam yang sangat terpengaruh budaya Cina dikenal sebagai thang loy (buah naga). Istilah Thang loy kemudian diterjemahkan di Eropa dan negara lain yang berbahasa Inggris sebagai dragon fruit (buah naga).


Tanaman yang membawa sial
1. Anggur : mendatangkan kebangkrutan.
Anggur merupakan tanaman buah berupa perdu merambat yang termasuk ke dalam keluarga Vitaceae. Buah ini biasanya digunakan untuk membuat jus anggur, jelly, minuman anggur, minyak biji anggur dan kismis, atau dimakan langsung. Buah ini juga dikenal karena mengandung banyak senyawa polifenol dan resveratol yang berperan aktif dalam berbagai metabolisme tubuh, serta mampu mencegah terbentuknya sel kanker dan berbagai penyakit lainnya. Aktivitas ini juga terkait dengan adanya senyawa metabolit sekunder di dalam buah anggur yang berperan sebagai senyawa antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas.
Tanaman ini sudah dibudidayakan sejak 4000 SM di Timur Tengah. Akan tetapi, proses pengolahan buah anggur menjadi minuman anggur baru ditemukan pada tahun 2500 SM oleh bangsa Mesir. Hanya beberapa waktu berselang, proses pengolahan ini segera tersebar luas ke berbagai penjuru dunia, mulai dari daerah di Laut Hitam, Spanyol, Jerman, Perancis, dan Austria. Penyebaran buah ini berkembang samakin pesat dengan adanya perjalanan Colombus yang membawa buah ini mengitari dunia.

2. Aren : menjadi tempat berkumpul makhluk halus.
Tongkol bunga jantan (kanan) dan yang disadap niranya (sebelah kiri)
Enau atau aren (Arenga pinnata, suku Arecaceae) adalah palma yang terpenting setelah kelapa (nyiur) karena merupakan tanaman serba guna. Tumbuhan ini dikenal dengan pelbagai nama seperti nau, hanau, peluluk, biluluk, kabung, juk atau ijuk (aneka nama lokal di Sumatra dan Semenanjung Malaya); kawung, taren (Sd.); akol, akel, akere, inru, indu (bahasa-bahasa di Sulawesi); moka, moke, tuwa, tuwak (di Nusa Tenggara), dan lain-lain.
Bangsa Belanda mengenalnya sebagai arenpalm atau zuikerpalm dan bangsa Jerman menyebutnya zuckerpalme. Dalam bahasa Inggris disebut sugar palm atau Gomuti palm.
Aren adalah tumbuhan yang dilindungi oleh undang-undang.

3. Belimbing wuluh : jadi sering diganggu makhluk halus.
Buah tumbuh langsung dari batang
Belimbing sayur, belimbing wuluh, belimbing buluh, atau belimbing asam adalah sejenis pohon kecil yang diperkirakan berasal dari Kepulauan Maluku, dan dikembangbiakkan serta tumbuh bebas di Indonesia, Filipina, Sri Lanka, Myanmar, dan Malaysia. Tumbuhan ini biasa ditanam di pekarangan untuk diambil buahnya. Buahnya yang memiliki rasa asam sering digunakan sebagai bumbu masakan dan campuran ramuan jamu.

4. Bougenvil (Satrio Wirang) : bapak/anak laki-laki jadi nggak betah di rumah, dan bagi anak perempuan jadi berat jodohnya (sukar mendapatkan jodoh).
Bougainvillea spectabilis
Kembang kertas atau populer juga dengan nama bugenvil (ejaan Inggris: [ˌbuːɡɨnˈvɪliə]cf. bougainville; nama ilmiah: Bougainvillea, terutama B. glabra) merupakan tanaman hias populer. Bentuknya adalah pohon kecil yang sukar tumbuh tegak. Keindahannya berasal dari seludang bunganya yang berwarna cerah dan menarik perhatian karena tumbuh dengan rimbunnya. Seludang bunga ini kerap dianggap sebagai bagian bunga, walaupun bunganya yang benar adalah bunga kecil yang terlindung oleh seludang.
Tanaman bunga kertas atau bougainvillea ini mempunyai bagian tanaman yang berwarna-warni. Oleh karena itu, tanaman bougainvillea menjadi tanaman hias yang sangat populer karena kecantikkan warnanya dan cara merawatnya yang mudah.

Mungkin anda tidak akan pernah menyangka jika ternyata dibalik tanaman hias yang anda tanam memiliki aura atau roh yang didalamnya tersimpan getaran aura. Karena tanaman pun mahluk hidup yang memiliki roh sehingga bisa memancarkan aura tertentu. Dalam kepercayaaan masyarakat Jawa ada pantangan untuk menanam bunga Satrio Wirang atau bunga Bugenvil, apalagi kalau pemilik rumah mempunyai anak perempuan. Dengan adanya tanaman tersebut konon sang anak bisa berat jodoh atau dijauhkan jodohnya. Lepas mau percaya atau tidak, ada cabang ilmu khusus yang dapat menjelaskan bahwa tanaman ternyata memiliki pancaran kekuatan yang disebut aura. Getaran tersebut konon dapat mempengaruhi benda apa saja yag ada disekitarnya tak terkecuali manusia.

5. Cabai : membawa perselisihan dan saling curiga, terlebih-lebih menanam di bawah jendela, membuat percekcokan rumahtangga.
Cabai Rawit (Capsicum annum L) merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia karena memiliki harga jual yang tinggi dan memiliki beberapa manfaat kesehatan yang salah satunya adalah zat capsaicin yang berfungsi dalam mengendalikan penyakit kanker. 
Selain itu kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada cabai dapat memenuhi kebutuhan harian setiap orang, namun harus di konsumsi secukupnya untuk menghindari nyeri lambung.
Cabai atau cabe merah atau lombok (bahasa Jawa) adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung bagaimana digunakan. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat populer di Asia Tenggara sebagai penguat rasa makanan. Bagi seni masakan Padang, cabai bahkan dianggap sebagai "bahan makanan pokok" kesepuluh (alih-alih sembilan). Sangat sulit bagi masakan Padang dibuat tanpa cabai.

6. Jagung : jadi sering sakit-sakitan dan sering berselisih dengan tetangga.
Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Sebagai sumber karbohidrat utama di Amerika Tengah dan Selatan, jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat. Penduduk beberapa daerah di Indonesia (misalnya di Madura dan Nusa Tenggara) juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok. Selain sebagai sumber karbohidrat, jagung juga ditanam sebagai pakan ternak (hijauan maupun tongkolnya), diambil minyaknya (dari bulir), dibuat tepung (dari bulir, dikenal dengan istilah tepung jagung atau maizena), dan bahan baku industri (dari tepung bulir dan tepung tongkolnya). Tongkol jagung kaya akan pentosa, yang dipakai sebagai bahan baku pembuatan furfural. Jagung yang telah direkayasa genetika juga sekarang ditanam sebagai penghasil bahan farmasi.

7. Nangka : jadi sering sakit-sakitan.
Nangka adalah nama sejenis pohon, sekaligus buahnya. Pohon nangka termasuk ke dalam suku Moraceae; nama ilmiahnya adalah Artocarpus heterophyllus. Dalam bahasa Inggris, nangka dikenal sebagai jackfruit.

8. Pepaya : membawa sial.
Pepaya (Carica papaya L.), atau betik adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. C. papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, "papaja", yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa Arawak, "papaya". Dalam bahasa Jawa pepaya disebut "katès" dan dalam bahasa Sunda "gedang".
9. Pinang : anak-anak jadi susah diatur, brengsek baik pendidikan maupun moralnya.
Buah pinang yang masih muda di pohonnya
Pinang adalah sejenis palma yang tumbuh di daerah Pasifik, Asia dan Afrika bagian timur. Pinang juga merupakan nama buahnya yang diperdagangkan orang. Pelbagai nama daerah di antaranya adalah pineung (Aceh), pining (Batak Toba), penang (Md.), jambe (Sd., Jw.), bua, ua, wua, pua, fua, hua (aneka bahasa di Nusa Tenggara dan Maluku) dan berbagai sebutan lainnya.
Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Betel palm atau Betel nut tree, dan nama ilmiahnya adalah Areca catechu.
10. Pisang hias : membawa sial
Heliconia collinsiana var. collinsiana
11. Sirsak : jadi tempat makhluk halus yang suka mengganggu ketentraman.
Sirsak, nangka belanda, atau durian belanda (Annona muricata L.) adalah tumbuhan berguna yang berasal dari Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Di berbagai daerah Indonesia dikenal sebagai nangka sebrang, nangka landa (Jawa), nangka walanda, sirsak (Sunda), nangka buris (Madura), srikaya jawa (Bali), deureuyan belanda (Aceh), durio ulondro (Nias), durian betawi (Minangkabau), serta jambu landa (di Lampung). Penyebutan "belanda" dan variasinya menunjukkan bahwa sirsak (dari bahasa Belanda: zuurzak, berarti "kantung asam") didatangkan oleh pemerintah kolonial Hindia-Belanda ke Nusantara, yaitu pada abad ke-19, meskipun bukan berasal dari Eropa.
Tanaman ini ditanam secara komersial untuk diambil daging buahnya. Tumbuhan ini dapat tumbuh di sembarang tempat, paling baik ditanam di daerah yang cukup berair. Nama sirsak sendiei berasal dari bahasa Belanda Zuurzak yang berarti kantung yang asam.
Tanaman ini ditanam secara komersial atau sambilan untuk diambil buahnya. Pohon sirsak bisa mencapai tinggi 9 meter. Di Indonesia sirsak dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 1000 m dari permukaan laut.
Buah sirsak bukan buah sejati, yang ukurannya cukup besar hingga 20-30cm dengan berat mencapai 2,5 kg. Yang dinamakan "buah" sebenarnya adalah kumpulan buah-buah (buah agregat) dengan biji tunggal yang saling berhimpitan dan kehilangan batas antar buah. Daging buah sirsak berwarna putih dan memiliki biji berwarna hitam. Buah ini sering digunakan untuk bahan baku jus minuman serta es krim. Buah sirsak mengandung banyak karbohidrat, terutama fruktosa. Kandungan gizi lainnya adalah vitamin C, vitamin B1 dan vitamin B2 yang cukup banyak. Bijinya beracun, dan dapat digunakan sebagai insektisida alami, sebagaimana biji srikaya.
12. Kol Banda : bagi anak perempuan jadi berat jodohnya (sukar mendapatkan jodoh).
Kol banda (Pisonia alba Spanoghe, suku Nyctaginaceae) adalah tanaman hias populer sejak awal abad ke-20. Tumbuhan berbentuk pohon ini mudah dikenal karena daunnya yang lebar dan berwarna hijau pucat kekuningan sampai putih. Asalnya diduga dari Kepulauan Maluku namun sekarang dikenal di berbagai penjuru Kepulauan Nusantara.
Batang pohonnya halus berwarna cerah. Dapat mencapai ketinggian 10m. Daunnya tipis berwarna hijau muda terang hingga kuning pucat. Bentuknya bulat telur dengan ujung runcing dan pangkal tumpul. Tumbuhan ini jarang terlihat berbunga. Bunga jantannya putih atau putih kehijauan dengan panjang 6mm. Bunga betina lebih kecil. Buahnya memanjang, berbentuk dadu bersudut lima dengan panjang hingga 2cm
Kol banda dapat diperbanyak dengan stek batang. Selain sebagai tanaman hias, daun mudanya juga dapat dijadikan lalap dengan rasa seperti lobak. Daunnya juga dikatakan berkhasiat obat.
Di Filipina dikenal sebagai "maluko".



Tanaman Yang Memiliki “Daya Linuwih”
  1. Bangle : menangkal gangguan makhluk halus.
  2. Hanjuang : menolak bahaya, pengusir tikus, serangga dan penyakit dari tanaman padi.
  3. Keladi hitam : menangkal hal2 negatif seperti santet, guna2 dsb.
    Alocasia plumbea
    Senthe Hitam atau Sente Wulung nama Latinnya Alocasia Plumbea atau biasa juga disebut Java Black Alocasiae. Tanaman ini merupakan tanaman asli Indonesia (P. Jawa) dengan ciri-ciri batang dan daun bagian bawah berwarna coklat kehitaman/keunguan, daun bagian atas hijau tua mengkilap, getahnya juga berwarna coklat kehitaman. Senthe Hitam sulit didapatkan karena berkurangnya lahan-lahan terbuka di P. Jawa sekarang ini. 
  4. Kelor : menangkal hal2 negatif seperti santet, guna2 dsb.
  5. Kenanga : menangkal black magic.
  6. Melati : membawa keagungan, kesejahteraan dan keharmonisan.
  7. Pohon Tiang : suci.
  8. Sawo Kecik : membawa kewibawaan dan kehormatan.
  9. Tebu Hitam : menangkal black magic.
  10. Mawar
    Bunga lambang cinta yang batangnya penuh duri ini mempunyai kekuatan menyerap hawa-hawa negatif, termasuk menangkal serangan santet. Hawa negative yang berhasil diserapnya akan langsung dibuang ke dalam tanah. Tapi sebaiknya jangan ditanam di depan rumah. Karena bila ditanam di depan rumah, hawa negatif yang sudah dimasukkan tanah, dikhawatirkan akan dilangkahi atau dilewati penghuni rumah. Bila ini terjadi, si penghuni rumah bisa terkena bencana.
  11. Kaktus
    Tanaman yang biasa tumbuh di daerah kering ini mempunyai kekuatan sama dengan mawar; mampu menangkal santet dan hawa-hawa negatif lain. Namun kekuatan ini hanya bisa keluar bila ia ditanam atau ditaruh di luar rumah; di belakang, di depan, atau di samping. Bila diletakkan di dalam rumah, bukan kekuatan penolak santet yang keluar, tapi justru bisa menolak datangnya rejeki.
  12. Pinang Merah
    Tanaman dengan nama ilmiah cyrtostachys lakka ini, juga dipercaya dapat menolak serangan black magic semacam santet yang ditujukan pada penghuni rumah.
  13. Kemuning Jawa
    Tanaman yang memiliki nama ilmiah Murraya paniculata ini juga diyakini mampu menolak kekuatan black magic. Selain itu, di dunia obat tradisional, tanaman yang bunganya mirip bunga melati ini biasa digunakan untuk mengobati bisul, rematik, memar, sakit gigi, radang buah zakar, infeksi saluran kencing, dan beberapa penyakit lainnya.
  14. Tebu Wulung
    Sama seperti pinang merah dan kemuning jawa, ditanam dimanapun, tebu yang kulit batang sampai daunnya berwarna hitam ini dapat menangkal ilmu-ilmu hitam yang mengancam penghuni rumah. Karena tuahnya, beberapa paranormal biasanya menggunakan tanaman bernama latin Saccharum officinarum var. burgundy ini sebagai media penyembuhan.
    Black Sugarcane / Jamaica Grass
    Purple Sugar Cane, Burgundy Sugar Cane, Black Magic Repellent Plant

    Saccharum officinarum var. burgundy is a showy giant ornamental grass, best in full sun, a very tide clumper, maximum height 3.5 - 4 m, non invasive.

    Use: in landscape to create colour contrasting feature plant or use the fast growing grass to provide privacy. Fantastic in a Bali or tropical style garden. Does well in Sydney, Florists use actual canes without leaves for long lasting stylish decorations. Can withstand light frost - in heavy frost area will die back to ground level but reshoot fast in Spring, even in warmer areas will winter off a little.

    Maintenance: low, only pull off the older leaves to expose the showy nearly black stems with white rings. As individual canes age they bend out of the actual clump and should be removed to keep upright shape.

    Problems: high water requirements while in pots but after being established will handle dry conditions, does not like constant strong wind. Use in pots only if daily watering is assured.
  15. Pohon Serut
    Pohon yang menjadi salah satu favorit penggemar bonsai ini dapat menghilangkan niat jahat yang mengancam penghuni rumah. Ditanam di bagian rumah manapun, khasiat Camona retusa tersebut akan muncul.


    Carmona retusa (Fukien tea, Philippine tea, carmona) 
    Bonsai at Home Depot Nursery Kahului, Maui.  January 17, 2008.
  16. Jambu Dersono
    Pohon jambu sejenis jambu air ini memiliki aura yang sangat kuat. Bahkan karena saking kuatnya aura yang dikeluarkan, tanah yang semula ‘panas’, bila ditanami tanaman ini akan berubah menjadi ‘hoki’. Aura yang dimiliki juga bisa mendatangkan rejeki bagi pemiliknyaatau penghuni rumah dimana dia ditanam. Di beberapa kraton, tanaman bernama latin Syzygium malaccense ini juga menjadi simbol ‘kadersan sih ing sesama’, menggambarkan kasih dan cinta satu sama lain.
    Jambu bol (atau jambu kepal dan jambu merah) adalah pohon buah kerabat jambu-jambuan. Buah jambu ini memiliki tekstur daging yang lebih lembut dan lebih padat dibandingkan dengan jambu air. Tidak begitu jelas mengapa namanya demikian karena bol (bahasa Melayu) atau bool (bahasa Sunda) berarti "pantat".
    Nama-nama daerahnya di antaranya jambu bo, jambu jambak (Min.), jambu bool (Sd.), nyambu bol (Bl.), jambu bolo (Mak.), jambu bolu (Bug.). Juga, jambu darsana, dersana, tersana (Jw., Md.); kupa maaimu (Sulut); nutune, lutune, lutu kau, rutuul (Mal.) dan lain-lain.[1]
    Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Malay apple, sementara nama ilmiahnya adalah Syzygium malaccense (yang berarti: ‘berasal dari Malaka’) menunjuk pada salah satu wilayah asal-usulnya.
  17. Cocor bebek
    Dari auranya, tanaman yang mempunyai nama latin Kalanchoe pinnata ini mempunyai kekuatan hampir sama dengan jambu dersono; bisa mendinginkan tanah yang ’panas’. Di beberapa daerah, cocor bebek biasa dipakai untuk obat sakit kepala, batuk, sakit dada, borok, dan beberapa jenis penyakit kulit lain, demam, luka, memperlancar haid, serta obat bisul.
  18. Pohon Tanjung
    Tanaman yang daunnya mirip daun beringin dan berbuah mirip melinjo ini telah sejak lama dipercaya mampu mengusir gangguan ular berbisa. Pohon bernama ilmiah Mimusopselengi ini juga mempunyai makna agar selalu ‘disanjung-sanjung’ selalu.
  19. Bambu Kuning
    Selain sebagai penghias taman atau pagar rumah, keluarga bambo kuning yang bernama ilmiah bambusa vulgaris ini juga dipercaya mampu menolak maling atau pencuri.
  20. Pohon Kepel
    Berguna untuk menghilangkan bau keringat dan juga dapat ditanam di pekarangan rumah untuk memberikan wibawa terhadap si pemilik rumah.
  21. Jeruk Kingkit
    Katanya sih si pemilik ini pohon bisa panjang umur dan rejekinya akan terus menerus.
  22. Jambu Tlampok arum
    Katanya sih punya kemampuan untuk memancarkan nama si pemilik pohon ini.

    Jambu semarang atau jambu air semarang (Syzygium samarangense) adalah tumbuhan dalam suku jambu-jambuan atau Myrtaceae yang berasal dari Indonesia dan Malaysia. Pohon dan buah jambu semarang tidak banyak berbeda dengan jambu air (S. aqueum), beberapa kultivarnya bahkan sukar dibedakan, sehingga kedua-duanya kerap dinamai dengan nama umum jambu air atau jambu saja.
    Nama-nama lainnya adalah jambu air mawar (Malaysia), jambu lilin, jambu cincalo, jambu camplong (Ind.), jambu klampok (Jw.), chomphu kaemmaem (Thai), makopa (Fil.), Java apple, wax apple, water apple (Ingg.) dan lain-lain. 
  23. Gayam
    Memiliki kekuatan yang mampu mendangkalkan mata air, sehingga menyejukkan hawa.

     Gayam dikenal dengan nama latin Inocarpus fagiferus, adalah salah satu tanaman khas Melanesia bagian timur khususnya dari Indonesia. Asal muasal tanaman ini dari bangsa Malaya-Polenisia ke Mikronesia, Melanesia dan Polenisia. Pada saat ini pohon buah Gayam tersebar luas di wilayah Indonesia yang meliputi pulau Jawa, Kalimantan , Sumatera, dan sebagian Semenanjung Malaya.

    Pohon Gayam merupakan salah satu jenis tanaman keras, dibeberapa wilayah tertentu seperti Tuban, Ngawi, dan Jepara, cukup banyak dijumpai di beberapa kawasan. Umumnya merupakan tanaman pekarangan yang berfungsi sebagai pohon peneduh. Seiring dengan berkembangnya pembibitan beragam tanaman buah-buahan dengan berbagai pola pembiakan menjadikan tanaman gayam semakin terpinggirkan. Pohon gayam pelan namun pasti tersaingi oleh jenis yang kebanyakan masyarakat menganggap punya nilai ekonomi yang lebih bagus.

    Tekstur buah gayam relatif keras, tidak mempunyai bakal buah seperti buah umumnya, biji buah gayam juga bergetah, apalagi dilapisi oleh kulit luar yang keras. Beberapa hal tersebut antara lain menjadi penyebab masyarakat kurang berminat untuk mengolah dan memanfaatkan buah gayam. Masyarakat awan tentunya banyak belum mengetahui manfaat biji gayam serta kandungan nilai gizinya, maka lengkaplah sudah derita nasib biji gayam.
    Kelebihan utama yang dipunyai buah gayam antara lain, pohonnya mampu menyerap polutan udara seperti debu yang lebih banyak karena tekstur daun yang dimilikinya bentuknya tebal, lebar serta rimbun. Disamping itu sistem akarnya sangat kokoh yang baik untuk penyimpan cadangan air bersih dan sudah pasti bermanfaat mencegah tanah longsor juga.

    Batang pohonnya keras dan kuat, banyak digunakan untuk bahan baku mebelair, sisnya untuk kayu bakar, arang, dll. Hal yang istimewah adalah buahnya dapat dimasak dan dibuat makanan ringan yang sangat lezat, antara lain dikukus. Nilai ekonomi semakin melambung manakala gayam diolah menjadi keripik gayam, rasanya khas dan tidak dipunyai keripik lainnya.

    Keripik Gayam saat ini semakin melambung nama dan harganya karena populasi tanaman gayam yang terbatas dan masyarakat yang memproduksi makanan ringan ini juga jumlahnya masih belum banyak. Di daerah Tuban misalnya, jenis tanaman gayam tumbuh di daerah kapur atau juga bisa pada daerah-daerah yang lembab sehingga tumbuh subur sampai pohonya tinggi menjulang.
    Keraton Yogyakarta - Pohon Gayam
    Tanaman gayam melambangkan rasa ayem 'tenteram, tenang'. Sama halnya dengan asem, kata gayam digunakan potongan kata atau suku kata terakhirnya yakni yam untuk menyimbolisasikan rasa ayem 'tenteram, tenang'. Di samping itu, pohon gayam juga dipercaya sebagai pohon yang dapat menyimpan/mendekatkan air ke permukaan tanah sehingga air jernih mudah didapatkan di sekitar pohon tersebut. Ketersediaan air berarti juga ketenangan dan kesejahteraan bagi manusia. Untuk itulah pohon gayam digunakan sebagai simbol rasa keayeman. Di samping tentu saja, daunnya yang selalu lebat memberikan rasa teduh dan suasana tenang di sekitarnya.
      



>>> Daftar Jamu Godog Kendhil Kencana

2 komentar:

  1. wah ini informasi yang menarik dan lengkap, trimakasih

    BalasHapus
  2. mantapppp.............????????

    BalasHapus