Kamis, 23 Februari 2012

Jamu Gendong 18 - Bergelut Dengan Nasib



PULIH MARI BALI WUTUH PURNA WALUYA JATI
Tukang Jamu Gendong, Bergelut dengan Nasib
Jamu dalam kehidupan bangsa Indonesia bukan hal yang baru lagi. Hampir di seluruh bagian negeri ini orang suka mengkonsumsi jamu. Berdasarkan fungsinya dan khasiatnya, maka ada banyak sekali macam jamu, khususnya jamu tradisional. Tetapi setidaknya ada satu orang yang sangat paham dan menguasai perihal jamu, yaitu Tukang Jamu. Bahwa, jamu dikonsumsi untuk menyembuhkan penyakit dan memberikan  kesegaran pada tubuh kita.
Dalam perkembangan pola kehidupan global, keberadaan jamu dalam kehidupan terasa mulai terancam dengan hadirnya berbagai jenis obat yang ternyata lebih cepat membereskan rasa sakit. Ini merupakan tantangan yang sangat berat bagi eksistensi jamu sebagai obat tradisional. Apalagi, pola pemikiran orang sekarang lebih banyak pada obat-obat modern yang lebih praktis dan lebih cepat kerjanya. Tetapi, tukang jamu tidak pernah merasa tersaingi sebab pangsa pasar mereka masih tetap ada.
Seperti kita ketahui, dalam gaya hidup sehat, menjaga kesehatan memang merupakan aspek penting yang harus selalu kita lakukan. Jangan sampai kita mengalami gangguan kesehatan karena badan yang kecapekan atau sebangsanya. Pada saat badan mengalami kecapekan, sebenarnya pada saat tersebut membutuhkan regenerasi sel dan sebagainya. Dan, tukang jamu memahami kebutuhan tersebut sehingga mereka siap dengan ramuan sehatnya.
Secara tradisional, regenerasi sel tubuh dapat dilakukan jika kita mengkonsumsi zat-zat terkait proses regenerasi tersebut. Dan, yang sering kita jumpai adalah segala yang terdapat dalam  bahan-bahan pembuatan jamu. Misalnya kencur, temulawak, jahe, dan rempah-rempah lainnya. Pada saat kita mengalami kondisi seperti itu, maka keberadaan tukang jamu merupakan satu kebutuhan yang tidak dapat kita abaikan.

Tukang Jamu Gendong
Tukang jamu gendong pada umumnya ibu-ibu yang begitu kuat dan perkasa menjalankan pekerjaannya. Ibu-ibu ini menjalankan pekerjaannya sambil menggendong bakul tempat botol-botol jamu. Mereka berkeliling kampung tanpa lelah dan malas.  Tukang jamu gendong ini terus berjalan dari satu rumah ke rumah lainnya. Mereka tidak peduli ke mana kaki membawa mereka melangkah. 
Bahkan, mereka tidak segan mendatangi rumah-rumah mewah yang gaya hidupnya jauh berbeda dengan masyarakat umumnya. Bagi para tukang jamu ini yang penting dagangan laku. Mereka yakin bahwa para pemilik harta banyak tersebut tetap menjunjung tinggi gaya hidup sehat dan menjaga kesehatan.
Para tukang jamu gendong tersebut terus melangkah di jalur-jalur jalan dan gang di perumahan elit maupun di perumahan kampung, bahkan perumahan kumuh yang tidak dapat disebut sebagai rumah. Mereka tetap mendatangi lingkungan tersebut. Mereka berteriak-teriak memanggil agar penghuni keluar atau membunyikan sesuatu agar terdengar para penghuni. 
Mereka menawarkan jamu dagangannya. Mereka yakin bahwa orang-orang kaya-pun pasti suka dengan jamu yang dijualnya. Keyakinan inilah yang membuat mereka mampu bertahan untuk terus menekuni pekerjaan tersebut.

Tetap Eksis Walaupun Diterjang Krisis
Gaya hidup sehat yang terus didengungkan sebagai gerakan menjaga kesehatan benar-benar membawa berkah bagi para tukang jamu. Tentunya, jika gaya hidup sehat ini  menjadi gerakan nasional, maka tukang jamu, khususnya tidak perlu khawatir dengan masa depan hidupnya. Sebab, sampai kapan-pun masyarakat tetap membutuhkan peranan mereka. 
Banyak kegiatan yang dilakukan masyarakat untuk menjaga kesehatan diri. Dan, salah satunya adalah dengan mengkonsumsi jamu kesehatan. Meskipun perkembangan teknologi pengobatan berkembang pesat, tetapi obat-obat tradisional tetap menjadi salah satu konsumsi kesehatan. 
Mereka tetap bertahan walaupun perkembangan teknologi menghadang langkah kaki. Mereka tetap eksis walaupun diterjang krisis hebat. Mereka tetap mencari tukang jamu gendong saat merasakan tubuhnya mengalami kemunduran kesehatan.
Berbagai isu yang menerjang tidak menciutkan hati dan menyurutkan langkah yang harus diayunkan. Kerja harus tetap berlanjut walaupun tantangan menghadang ganas. Menjadi tukang jamu memang bukan pilihan, tetapi menjaga eksistensi hidup merupakan keharusan yang tidak berbantah lagi. Dan, tetap menekuni profesi sebagai tukang jamu gendong adalah pilihan tepat bagi kehidupannya.
Memang berat ketika memutuskan menjadi tukang jamu gendong, tetapi untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup sehat dan menjaga kesehatan, maka peranannya sungguh sangat besar. Untuk hal tersebut, mereka harus tetap bertahan atau eksis walaupun harus bergelut dengan berbagai tekanan ekonomi yang semakin berat. Mereka harus survive agar tetap eksis. Oleh karena itulah, menjadi tukang jamu gendong harus diperankan secara professional.
Satu hal yang harus selalu kita tekankan dalam hal ini bahwa menjaga kesehatan merupakan salah stau bagian penting dari gaya hidup sehat. Oleh karena, maka sebaiknya kita selalu melakukan hal-hal yang mendukung kesehatan tubuh kita. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi obat-obat tradisional, yaitu jamu. Dan, tukang jamu gendong setiap saat siap melayani kebutuhan kita.
Jika kita mempunyai obat tradisional yang cukup manjur, mengapa kita harus meninggalkan kebiasaan hidup sehat dengan mengkonsumsi jamu tradisional? Dan, pekerjaan sebagai tukang jamu gendong sungguh sangat membantu kita menjaga kesehatan dan mendukung gaya hidup sehat.


>>> Daftar Jamu Godog Kendhil Kencana

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar