Senin, 30 Januari 2012

Hormon Estrogen 9 - Pengaruh Hormon Melatonin terhadap Menstruasi dan Masalah Kewanitaan



PULIH MARI BALI WUTUH PURNA WALUYA JATI

Daftar Jamu Godog Kendhil Kencana >>> Jamu Godog Penyubur Kandungan – IBU BAHAGIA

Melatonin jam 21.00 - 07.30

Pengaruh Hormon Melatonin terhadap Menstruasi dan Masalah Kewanitaan

Melatonin adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar pineal dan bertanggung jawab mengatur siklus tidur.

Melatonin juga berperan dalam fungsi tubuh lain seperti kekebalan dan suhu tubuh.

Terdapat korelasi antara melatonin dan menstruasi, tetapi efek yang tepat mengenai hal ini masih dalam penelitian.

Secara umum, wanita dengan siklus menstruasi normal tidak menunjukkan perubahan signifikan dalam kadar melatonin, tetapi tingkat melatonin bervariasi pada wanita dengan masalah menstruasi.

Premenstrual Syndrome (PMS)

Wanita yang mengalami PMS memiliki tingkat melatonin yang tinggi atau rendah selama dua minggu sebelum menstruasi dimulai.

Jika yang terjadi adalah tingkat melatonin yang rendah, mengonsumsi suplemen melatonin dapat meringankan PMS.

Mengambil melatonin dan progesteron bersama-sama juga menunjukkan hasil yang efektif untuk meredakan PMS.

Sedangkan jika yang terjadi adalah tingkat melatonin tinggi, terapi cahaya terang dapat membantu menurunkan melatonin dan mengurangi gejala PMS.

Masa Pubertas

Terdapat korelasi positif antara tingkat melatonin yang rendah dan masa awal pubertas perempuan, termasuk awal menstruasi.

Masa pubertas dan menstruasi yang lebih awal terbukti terkait dengan produksi melatonin yang lebih rendah dari rata-rata.

Menurut sebuah penelitian di Inggris oleh Dr Aric Sigman, anak perempuan yang sering menonton televisi cenderung memulai pubertas lebih awal karena paparan cahaya terang televisi menurunkan kadar melatonin.

Amenore

Amenore (amenorrhea) sekunder adalah tidak terjadinya periode menstruasi selama enam bulan atau lebih pada wanita yang telah melalui masa pubertas tetapi belum masuk masa perimenopause.

Amenore antara lain disebabkan oleh berat badan yang terlalu rendah, produksi hormon yang abnormal, obesitas atau stres. Umum terjadi pada wanita dengan amenore sekunder memiliki tingkat melatonin yang tinggi.

Perimenopause

Melatonin secara alami menurun seiring bertambahnya usia sehingga wanita pasca-menopause biasanya memiliki tingkat melatonin yang rendah.

Selama fase perimenopause atau transisi dari menstruasi rutin ke masa menopause, hormon seperti estrogen dan melatonin berfluktuasi tak terduga. Tingkat melatonin sering tinggi selama perimenopause.

Teori / Spekulasi

Fungsi melatonin, termasuk efek melatonin pada haid, belum sepenuhnya dipahami.

Ketika seorang wanita memiliki tingkat melatonin yang tinggi, estrogen cenderung rendah, sedangkan ketika tingkat melatonin rendah, estrogen cenderung lebih tinggi.

Melatonin mungkin memiliki sifat mengurangi estrogen sehingga melatonin untuk pengobatan PMS dan perimenopause bekerja dengan mempengaruhi tingkat estrogen alami dalam tubuh.


3 Jenis Makanan yang Merangsang Pelepasan Melatonin
Setelah makan, Anda mungkin mengalami rasa kantuk yang disebabkan oleh kandungan triptofan (tryptophan) pada apa yang Anda makan.
Ketika mencapai otak, triptofan memicu produksi hormon melatonin yang merangsang relaksasi.
Selain triptofan, karbohidrat dan kalsium juga mempengaruhi pelepasan melatonin.
Berikut adalah beberapa macam makanan yang bisa memicu produksi melatonin.
  • Makanan yang Mengandung Triptofan
    Daging unggas, khususnya kalkun, memiliki jumlah kandungan triptofan yang tinggi.
    Triptofan juga ditemukan dalam produk susu dan kedelai, seperti keju, susu, susu kedelai, tahu, dan keju.
    Makanan lain yang tinggi akan triptofan termasuk biji-bijian, kacang-kacangan, dan telur.
  • Makanan Tinggi Karbohidrat
    Karbohidrat sendiri tidak memicu produksi melatonin, tetapi memicu produksi insulin.
    Insulin penting dalam proses produksi melatonin karena memungkinkan triptofan untuk lebih mudah mencapai otak sekaligus menghambat produksi asam amino tirosin.
    Tirosin merupakan zat yang menyebabkan otak untuk mengirim sinyal “bangun” alih-alih sinyal relaksasi.
    Jika karbohidrat merangsang relaksasi, protein memberikan efek sebaliknya. Itu sebab, jika Anda ingin cepat tertidur, konsumsilah makanan tinggi karbohidrat.
  • Makanan Mengandung Kalsium
    Kalsium membantu otak lebih efektif menggunakan triptofan untuk memproduksi melatonin, sehingga meskipun tidak berperan langsung tapi setidaknya meningkatkan proses.
    Kalsium ditemukan paling banyak dalam produk susu dan sejumlah makanan seperti jus jeruk serta makanan lain yang ditambahkan kalsium kedalamnya.
    Kalsium juga tersedia dalam bentuk suplemen. Sama seperti karbohidrat, kalsium memicu proses pelepasan melatonin oleh otak.
 Daftar Jamu Godog Kendhil Kencana >>> Jamu Godog Penyubur Kandungan – IBU BAHAGIA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar