Senin, 30 Januari 2012

Hormon Estrogen 10 - Penggunaan dan Efek Estrogen pada Laki-Laki



PULIH MARI BALI WUTUH PURNA WALUYA JATI

Daftar Jamu Godog Kendhil Kencana >>> Jamu Godog Penyubur Kandungan – IBU BAHAGIA



Tips Hormon: Penggunaan dan Efek Estrogen pada Laki-Laki

Mengapa Laki-Laki Memutuskan untuk Mengambil Estrogen?

Estrogen merupakan hormon reproduksi utama perempuan.

Estrogen ditemukan pada beberapa pil KB dan umum digunakan oleh perempuan yang sudah mengalami menopause untuk menstabilkan hormon mereka.

Untuk transgender (transwomen), laki-laki yang ingin transisi ke perempuan, estrogen populer digunakan sebagai hormon pengganti.

Transwomen yang pada awalnya seorang laki-laki biasanya akan direkomendasikan oleh dokter untuk mengambil suplemen estrogen.

Pengambilan suplemen estrogen bertujuan agar tubuh dapat mengadopsi karakterisitik yang lebih mendekati perempuan untuk mempermudah transisi dari laki-laki menjadi perempuan.

Estrogen akan menyebabkan perubahan baik internal maupun eksternal pada tubuh laki-laki, meskipun banyak diantara transwomen yang memilih untuk tidak melakukan perubahan kelamin setelah mengambil estrogen.

Mengambil estrogen sebagai bagian dari terapi sulih hormon juga digunakan untuk memudahkan transisi tubuh saat dilakukan perubahan kelamin.

Selain itu, dokter mungkin juga akan meresepkan sejumlah estrogen yang sangat kecil bagi laki-laki untuk mengurangi penyebaran kanker tertentu dan untuk meningkatkan produksi sperma.

Bagaimana Estrogen Memengaruhi Laki-Laki?

Ketika mulai mengambil estrogen, seorang laki-laki mungkin tidak akan melihat adanya perubahan secara seketika.

Setelah beberapa minggu, perubahan seperti pertumbuhan jaringan payudara, rambut yang berkurang di dada dan ketiak, rambut di kepala menjadi lebih tebal, penurunan minat berhubungan intim, perubahan vokal, pinggul yang membesar, pembesaran puting, perubahan bau badan, dan beberapa efek lain yang berhubungan dengan ciri khas perempuan mungkin akan mulai muncul.

Selain beberapa perubahan di atas, banyak juga efek negatif yang bisa muncul pada laki-laki yang mengambil estrogen.

Beberapa efek negatif tersebut diantaranya adalah diabetes tipe-2, masalah jerawat dan kulit, perubahan ukuran gonad, dan kanker payudara.

Jika memiliki riwayat kanker payudara dalam keluarga, disarankan untuk tidak mengambil estrogen.

Seseorang yang mengambil estrogen harus memantau penggunaannya dengan dokter sesering mungkin untuk menentukan efek yang terjadi dan dosis estrogen yang tepat untuk tubuh.

Peringatan untuk Laki-Laki yang Mengambil Estrogen

Jumlah estrogen yang sangat kecil dapat menyebabkan produksi sperma yang lebih banyak pada laki-laki.

Jika Anda tidak ingin transisi dari laki-laki menjadi perempuan, pastikan hanya mengambil sejumlah kecil estrogen yang sudah diresepkan.

Jika mengalami pembengkakan sendi, pembengkakan ekstremitas, atau ruam yang gatal setelah mengambil dosis estrogen yang seharusnya, mungkin Anda alergi terhadap estrogen.

Segera temui dokter dan diskusikan mengenai penghentian atau penurunan dosis estrogen. Dosis estrogen harus selalu dipantau oleh dokter.

Overdosis estrogen sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian, oleh karena itu ambil estrogen hanya dalam dosis yang direkomendasikan.

Mengambil estrogen lebih banyak tidak akan menyebabkan tubuh berubah lebih cepat, hanya dalam rejimen jangka panjang dan stabil estrogen akan mampu mengubah tubuh.




Estrogen Dominance in Men: Causes, Effects, and How To Avoid It

Estrogen dominance is a growing health concern for people around the world. Although it is more common in women than men, it can also affect men, causing such problems as infertility, erectile dysfunction, enlarged prostate, and certain types of cancer.

Although estrogen is best known as a female hormone, it is naturally produced by the male body in small amounts. Estrogen dominance is a hormone imbalance that occurs when levels of the hormone estrogen are too high in relation to other hormones in the body. It can be caused either by excessive production of estrogen or insufficient production of other hormones, such as testosterone and progesterone.

Although estrogen dominance in men is most commonly caused by factors such as obesity, alcoholism, or exposure to a form of environmental estrogen called xenoestrogens, it can be caused by a number of serious medical problems, including pituitary diseases and testicular tumors. If you suspect you may have estrogen dominance, consult your doctor immediately.

Symptoms of Excessive Estrogen in Men
The symptoms of estrogen dominance in men include:
  • Low sex drive
  • Impotency/erectile dysfunction
  • Infertility
  • Gynecomastia, or "man boobs"
    Gynecomastia or Gynaecomastia, /ˌɡaɪnɨkɵˈmæstiə/, is the abnormal development of large mammary glands in males resulting in breast enlargement. The term comes from the Greek γυνή gyné (stem gynaik-) meaning "woman" and μαστός mastós meaning "breast." The condition can occur physiologically in neonates (due to female hormones from the mother), in adolescence, and in the elderly (Both in adolescence and elderly it is an abnormal condition associated with disease or metabolic disorders). In adolescent boys the condition is often a source of distress, but for the large majority of boys whose pubescent gynecomastia is not due to obesity, the breast development shrinks or disappears within a couple of years.
  • Weight gain
  • Enlarged prostate
  • Prostate cancer
  • Testicular cancer
How to Avoid Estrogen Dominance
  • Maintain a healthy weight. Estrogen is produced by fat cells, so one of the most common causes of estrogen dominance in both men and women is obesity.
  • Drink 6-8 glasses of water daily. Staying hydrated helps maintain kidney function and encourage healthy hormone balance.
  • Eat a diet high in fiber. Dietary fiber binds to excess estrogen and removes it from the body as waste. It also helps prevent constipation, which exacerbates estrogen dominance.
  • Exercise regularly. Regular exercise promotes healthy hormone balance.
  • Drink alcohol in moderation, or not at all. Alcohol is an "estrogenic" substance, meaning it causes the body to produce more estrogen. It also interferes with the kidneys' ability to remove excessive estrogen from the body. Alcoholism is another common cause of estrogen dominance in men.
  • Avoid xenoestrogens. Xenoestrogens are a type of foreign (often man-made) substance called endocrine disruptors that mimic the behavior of estrogen in the body. They are found in many everyday household substances, including foods, and a growing number of scientists believe that they are one of the main contributing factors to the growing epidemic of estrogen dominance around the world. For many people, the most common sources include meat and dairy products raised with the use of growth hormones, chemical pesticides and herbicides consumed on food or used in the home or garden, certain types of plastic products, and certain types of health and beauty products.
 Daftar Jamu Godog Kendhil Kencana >>> Jamu Godog Penyubur Kandungan – IBU BAHAGIA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar